Kak
Adi, teman kak Niko, kelas XII IPA 1. Eva senang melihat kak Adi. Sejak pertama
Eva melihat kak Adi, ia langsung jatuh hati. Katanya imut. Waktu berjalan, seiring dengan itu, Rana memberanikan diri
untuk berkenalan dengan kak Niko untuk mencari tau siapa Niko. Dimulai dengan
Rana mengirim pesan kepada kak Niko. Ia sebenarnya takut karna ia tidak kenal dan
langsung sok akrab. Tapi ia lakukan demi sahabatnya. Selain itu, ia juga bangga
dengan sosok kak Niko. Pesan di balas oleh kak Niko, Rana pun senang. Dan iya
pun kenal dengan kak Niko. Semua isi pesan yang dikirim oleh Rana maupun kak Niko
diceritakan kepada Mira. Mira meminta pertemanan di facebook dan di konfirmasi.
Mira mendengar cerita Rana senang, Rana yang melihat Mira senang, juga ikut senang.
Kak Niko jarang banget kelihatan di sekolah, ia jarang keluar kelas.
***
Saat
Rana semester satu, ia pernah bercerita dengan Eva, bahwa ia suka dengan teman
kelasnya yang bernama Aan. Menurut Rana, Aan itu anaknya pendiam gak kayak teman-teman
kelasnya yang lain. Semester dua ini, perasaannya ke Aan berkurang. Ia gak tau kenapa,
apa karna ia sudah ada niat untuk melupakan Aan karna ia mau fokus sekolah, atau
karna sudah mengenal kak Niko. Rana takut ia suka dengan kak Niko. Pikirannya
itu di buang jauh-jauh. Rana mengatakan ke Eva, ia sudah gak mau terlalu
mikirin Aan, Eva mengolok Rana kalau ia suka dengan kak Niko. Tapi Rana menolak
perkataan yang dikeluarkan oleh Eva. Walaupun Eva hanya bercanda, tapi menurut
Rana itu serius, itu yang membuat Rana kepikiran. Ia takut merebut cowok yang Mira
suka.
Pulang
sekolah mereka bertemu dengan kakak kelas XII, yang telah mengikuti pengayaan.
Di parkiran, ada kak Niko dan kak Adi. Kebetulan Rana, Mira dan Eva keluar
bersama. Mira dan Eva heboh, senang bukan main. Apalagi Mira..,, senang banget,
karna jarang liat kak Niko. mereka sengaja berlama-lama di parkiran untuk
melihat kak Niko dan kak Adi. Kebetulan juga, kak Niko dan kak Adi lama di
parkiran. Rana yang harus menunggu jemputan ikut diam disana karna belum di
jemput. Sebenarnya Rana malu dengan kak Niko, karna ia pernah mengirim pesan ke
kak Niko. Jadi Rana membelakangi kak Niko, sedangkan Mira dan Eva menghadap Rana
untuk melihat kak Niko dan kak Adi. Kak Adi pualng duluan.,, tak lama, Mira dan
Eva pulang,, Rana masih menunggu jemputan di luar sekolah. Beberapa menit
kemudian, kak Niko pulang bersama temannya.
Kegelisahan
Rana membuatnya terus kepikiran akan hal itu, ia takut untuk jatuh cinta kepada
kak Niko. Ia memaksakan diri untuk kembali menyukai Aan, tapi itu sulit
baginya. Dulu saat Rana masih suka Aan, ia sampai-sampai kebawa mimpi karna
kangen dengan Aan. Sehari gak liat Aan, rana sudah kangen. Tapi sekarang, kagennya
berkurang, malahan mungkin sudah gak ada. Eva saat ia ngumpul di parkiran berkata
“gak adil ya..,, Rana yang jadi
perantara” karna Rana juga yang sudah mencarikan Eva nama fb kak Adi. Entah
apa maksud dari perkataan Eva yang diucapankannya. “apa ia akan membuat Aan dekat dengan ku, atau akan mencarikan cowok, gak
tau ah..” itu perkiraan Rana yang sempat terbenak olehnya. Waktu terus berjalan.
Seiring dengan waktu, Rana secara tidak langsung mendekatkan Mira dengan kak Niko.
Begitu juga Eva dan kak Adi. Mereka semakin dekat. Tapi Rana takut dekat dengan
Mira dan kak Niko.
***
Suatu
hari. Mereka bertemu dengan kakak kelas itu. Kak Niko dan kak Asdi. Akhirnya
mereka bersama-sama jalan-jalan. Saat kak niko mengajak Rana ikut jalan-jalan dengan
Mira di taman itu, Rana takut akan terjadi kesalah pahaman. Ia memilih untuk tetap
menunggu disana. Kak Niko awalnya tidak mengerti kenapa Rana agak aneh. Tapi itu
tidak terlalu difikirkan oleh kak Niko. Setelah pertemuan itu, Rana mulai
menjauhi diri dengan kak Niko secara lebih jelas. Kak Niko makin bingung, kenapa
Rana jadi seperti tu. Sejak bertemu pertama kali, ia jadi sering jalan bersama.
sudah beberapa kali bertemu untuk jalan-jalan. Saat bertemu yang ke tujuh
kalinya, Rana makin risih, gak nyaman dengan keberadaannya sendiri, karna ia
merasa mengganggu. Saat itu, ia memutuskan untuk pulang dengan alasan motornya
akan di pakai kakaknya. kak Niko yang makin penasan dengan sikap Rana yang
makin aneh pun membaca pikiran Rana. kak Niko ternyata bisa membaca pikiran orang,
dan kak Niko baru menyadari bahwa sebenarnya Rana menjauhi dirinya. Waktu itu,
kak Niko juga membaca pikiran Rana. Rana menjauhi kak Niko karna Rana gak mau
ngecewa’in sahabatnya, Rana ingin sahabatnya bahagia, Rana gak mau nusuk
sahabatnya sendiri dari belakang dan Rana bahagia kalau sahabatnya itu bahagia.
Itu pikiran Rana yang saat itu dibaca oleh kak Niko. Sejak itu, kak Niko mulai
menjauh dari Mira secara perlahan. Niko mulai tak nyaman, karna orang yang
terlebih dahulu ia kenal, yang menurutnya baik, mulai menjauhinya karna alasan
Mira.
***
Mira menceritakan Eva dan Rana,
kalau ia mulai jauh dengan kak Niko. Alasan kak Niko, kak Niko mau fokus
belajar karna akan ujian nasional. Eva menjawab dengan nada santai, “ ya biarin aja dia mempersiapkan diri untuk
UN” tapi Mira mengelak jawaban dari Eva dan sangat yakin bahwa kak Niko
menjauhi dirinya. “tapi ini beda, (dengan
nada agak tinggi dan memaksa )dia seperti
menjauhi aku, dia kenapa sebenarnya?” . Rana hanya terdiam mendengar
curhatan Mira, tetapi di dalam hati ia berkata “apa jangan – jangan ia menjauh karna dia tau kalau aku menjauhi kak Niko.
Atau kak Niko tau kalau Mira suka dengannya?” pertanyaan-pertanyaan yang di
tanyakan pada dirinya sendiri. Eva menyuruh Mira bertanya langsung ke kak Niko,
apa yang sebenar tejadi. Mira pun
memberanikan diri untuk bertanya. saat itu, Rana, Mira, Eva, kak Niko dan kak Adi
bertemu di sebuah taman. Waktu itu..,, adalah waktu yang tepat menurut Mira
untuk bertanya kepada kak Niko. Saat ia berdua dengan kak Niko, baru pertanyaan
yang ingin disampaikan bisa terucap oleh Mira “kak, kakak kenapa, kayaknya menjauhi aku, ada apa? Apa aku punya salah
atau apa?” kak Niko terdiam
sejenak,, memikirkan jawaban apa yang harus dijawab. Kak Niko mengambil
keputusan untuk menjawab pertanyaan Mira dengan jujur. dengan agak sedikit
takut, karna ia takut akan merusak persahabatan Mira dan Rana. sebelum kak Niko
menjawab, ia memanggil Rana. Mira heran, dan bertanya-tanya. Ada apa
sebenarnya. “Mengapa kak niko memanggil rana?”
(bertanya dalam hati) . Setelah ada Rana, kak Niko menjawab “Mira, aku bukannya sengaja menjauhi mu,
tapii.., aku mulai gak nyaman, maaf sebelumnya. Bukan berarti tidak enak di
ajak ngomong, tapi karna kamu suka dengan aku..,, itu yang membuat ku tidak
nyaman”. Mira mejawab dengan agak malu “dari
mana kakak tau kalau aku suka dengan kakak? Apa Rana yang memberi tau?” (dengan nada yang agak keras) Mira
curiga dengan Rana. Rana merasa tidak nyaman berada di sana, dan merasa bersalah,
ia merasa apa yang ditakutnya itu pun terjadi. Kak Niko menjawab “ntar dulu, jangan salahkan Rana, aku tau
itu, karna sebenarnya aku bisa membaca pikiran orang”. Mira hanya terdiam
mendengarkan penjelasan. kak Niko meminta Mira untuk tidak memotong pembicaraan
sampai penjelasannya selesai. Mira menyetujuinya. Kak Niko pun menjelaskan
bahwa dia pernah membaca pikiran Rana, yang saat itu sepertinya gelisah
tepatnya 2 minggu lalu saat ditaman. Dan menjelaskan bahwa sebenarnya Rana suka
dengan dia, tapi perasaan itu Sdibuang
jauh-jauh oleh Rana. mira menjawab dengan sepontan “Rana kamu ni, nusuk dari belakang, sahabat macem apa kamu, kamu ni..,,
kalau suka tu ngomong caranya” dengan nada yang tinggi. Kak Niko menjawab “ntar dulu, aku belum selesai bicara“. Kak
Niko melanjutkan penjelasannya bahwa rana memang suka dengan dia, tapi perasaan
nya di buang jauh- jauh karna Rana tau kalau
Mira suka dengan kak Niko. “Rana menajuhi
aku. karna Rana gak mau ngecewa’in sahabatnya, Rana itu mau sahabatnya bahagia,
Rana takut dibilang nusuk sahabatnya sendiri
dari belakang dan rana bahagia kalau sahabatnya itu bahagia.” Penjelasan
itu yang di jelaskan oleh kak Niko agar Mira mengerti hal itu. Rana seketika itu
pun meminta maaf karna ia telah menyukai kak Niko karna ia tidak mau nyakitin
sahabatnya, jadi Rana tidak cerita karna menurutnya itu tidak penting dan melupakan
perasaannya demi sahabatnya. Mira hanya terdiam. Tak lama, Eva dan kak Adi datang,
melihat keadaan agak panas, Eva bertanaya apa yang terjadi. Rana yang mulai
meneteskan air mata dan Mira yang terlihat marah. kak Niko mnjawab prtanayaan Eva.
Setelah mengetahui cerita itu, Eva memberi solusi, ia menenangkan kedua
sahabatnya. Akhrirya Mira baru bicara, ia baru menyadari bahwa ia terlalu egois
sampai ia tidak mengetahui apa yang dirasakan Rana. Ia baru menyadari
pengorbanan Rana kepadanya sangatlah besar. Akhirnya Mira meminta maaf kepada
Rana dan seketika itu Rana memaafkannya dan sebaliknya. Rana yang meneteskan
air mata tersenyum, senyuman yang sangat
bahagia. Eva, kak Niko dan kak Adi terharu melihat mereka bedua. Mereka berdua
berpelukan dan saling memaafkan satu sama lain. Dan akhirnya, kak Niko menjadi
sahabat mereka, menjadi kakak mereka, ia berlima menjadi sahabat yang baik. Mereka
memutuskan untuk menjadi sahabat karna sahabat lebih abadi dari pada cinta sesaat
yang membuat hancur semuanya. Dan Mereka melalui suka duka bersama, bahagia dan
sedih bersama. Kejadian yang pernah di alami menjadikan pelajaran yang sangat
berharga bagi nya.
THE END
cerpen ini masih banyak kesalahan, kerena ini tercerpen pertama saya..,, jadi dimaklum'in aja
Tidak ada komentar:
Posting Komentar