Cerpen ku yang ke-1

             Cinta & Sahabat

Diawali dengan Mira yang senang melihat kakak kelas. Ia menceritakan hal tersebut kepada sahabatnya. “Na aku senang liat kakak kelas itu, dia manis”. Rana salah satu sahabat mira menjawab “ yang mana?”. Mira memberi tau kakak kelas yang di maksud adalah kakak kelas XII IPA 2. Rana tau siapa maksud dari sahabatnya itu. Rana juga senang dengan kakak itu karna dia pendiam. Tapi ia tidak mengungkapkannya. Beberapa hari kemudian, Rana mengetahui nama kakak kelas yang Mira sukai itu. Dia bernama Niko. Karna Rana sahabat baik Mira, Rana mencari tau tentang siapa Niko itu. Melalui facebook, ia mendapatkan beberapa informasi seputar Niko. Saat ia mencari tau, ia membaca beberapa status Niko, yang membuat bangga Rana, niko pernah mengikuti lomba tingkat nasional, aktif dalam organisasi, dan pintar dalam urusan agama. Sejak itu, Rana salut dengan Niko yang tak habis fikir jauh dari perkiraannya. Usianya paling muda dari angkatanya. Hmm..,, keren, ujar Rana. Rana menceritakan hal itu kepada Mira, Mira senang mendengarnya dan senyum-senyum saat diceritakan. Eva sahabat mereka berdua, juga mengetahui kakak kelas yang dimaksud, ia juga tau cerita itu dari Rana.
Kak Adi, teman kak Niko, kelas XII IPA 1. Eva senang melihat kak Adi. Sejak pertama Eva melihat kak Adi, ia langsung jatuh hati. Katanya imut. Waktu berjalan, seiring dengan itu, Rana memberanikan diri untuk berkenalan dengan kak Niko untuk mencari tau siapa Niko. Dimulai dengan Rana mengirim pesan kepada kak Niko. Ia sebenarnya takut karna ia tidak kenal dan langsung sok akrab. Tapi ia lakukan demi sahabatnya. Selain itu, ia juga bangga dengan sosok kak Niko. Pesan di balas oleh kak Niko, Rana pun senang. Dan iya pun kenal dengan kak Niko. Semua isi pesan yang dikirim oleh Rana maupun kak Niko diceritakan kepada Mira. Mira meminta pertemanan di facebook dan di konfirmasi. Mira mendengar cerita Rana senang, Rana yang melihat Mira senang, juga ikut senang. Kak Niko jarang banget kelihatan di sekolah, ia jarang keluar kelas.
***
Saat Rana semester satu, ia pernah bercerita dengan Eva, bahwa ia suka dengan teman kelasnya yang bernama Aan. Menurut Rana, Aan itu anaknya pendiam gak kayak teman-teman kelasnya yang lain. Semester dua ini, perasaannya ke Aan berkurang. Ia gak tau kenapa, apa karna ia sudah ada niat untuk melupakan Aan karna ia mau fokus sekolah, atau karna sudah mengenal kak Niko. Rana takut ia suka dengan kak Niko. Pikirannya itu di buang jauh-jauh. Rana mengatakan ke Eva, ia sudah gak mau terlalu mikirin Aan, Eva mengolok Rana kalau ia suka dengan kak Niko. Tapi Rana menolak perkataan yang dikeluarkan oleh Eva. Walaupun Eva hanya bercanda, tapi menurut Rana itu serius, itu yang membuat Rana kepikiran. Ia takut merebut cowok yang Mira suka.
Pulang sekolah mereka bertemu dengan kakak kelas XII, yang telah mengikuti pengayaan. Di parkiran, ada kak Niko dan kak Adi. Kebetulan Rana, Mira dan Eva keluar bersama. Mira dan Eva heboh, senang bukan main. Apalagi Mira..,, senang banget, karna jarang liat kak Niko. mereka sengaja berlama-lama di parkiran untuk melihat kak Niko dan kak Adi. Kebetulan juga, kak Niko dan kak Adi lama di parkiran. Rana yang harus menunggu jemputan ikut diam disana karna belum di jemput. Sebenarnya Rana malu dengan kak Niko, karna ia pernah mengirim pesan ke kak Niko. Jadi Rana membelakangi kak Niko, sedangkan Mira dan Eva menghadap Rana untuk melihat kak Niko dan kak Adi. Kak Adi pualng duluan.,, tak lama, Mira dan Eva pulang,, Rana masih menunggu jemputan di luar sekolah. Beberapa menit kemudian, kak Niko pulang bersama temannya.
Kegelisahan Rana membuatnya terus kepikiran akan hal itu, ia takut untuk jatuh cinta kepada kak Niko. Ia memaksakan diri untuk kembali menyukai Aan, tapi itu sulit baginya. Dulu saat Rana masih suka Aan, ia sampai-sampai kebawa mimpi karna kangen dengan Aan. Sehari gak liat Aan, rana sudah kangen. Tapi sekarang, kagennya berkurang, malahan mungkin sudah gak ada. Eva saat ia ngumpul di parkiran berkata “gak adil ya..,, Rana yang jadi perantara” karna Rana juga yang sudah mencarikan Eva nama fb kak Adi. Entah apa maksud dari perkataan Eva yang diucapankannya. “apa ia akan membuat Aan dekat dengan ku, atau akan mencarikan cowok, gak tau ah..” itu perkiraan Rana yang sempat terbenak olehnya. Waktu terus berjalan. Seiring dengan waktu, Rana secara tidak langsung mendekatkan Mira dengan kak Niko. Begitu juga Eva dan kak Adi. Mereka semakin dekat. Tapi Rana takut dekat dengan Mira dan kak Niko.
***
Suatu hari. Mereka bertemu dengan kakak kelas itu. Kak Niko dan kak Asdi. Akhirnya mereka bersama-sama jalan-jalan. Saat kak niko mengajak Rana ikut jalan-jalan dengan Mira di taman itu, Rana takut akan terjadi kesalah pahaman. Ia memilih untuk tetap menunggu disana. Kak Niko awalnya tidak mengerti kenapa Rana agak aneh. Tapi itu tidak terlalu difikirkan oleh kak Niko. Setelah pertemuan itu, Rana mulai menjauhi diri dengan kak Niko secara lebih jelas. Kak Niko makin bingung, kenapa Rana jadi seperti tu. Sejak bertemu pertama kali, ia jadi sering jalan bersama. sudah beberapa kali bertemu untuk jalan-jalan. Saat bertemu yang ke tujuh kalinya, Rana makin risih, gak nyaman dengan keberadaannya sendiri, karna ia merasa mengganggu. Saat itu, ia memutuskan untuk pulang dengan alasan motornya akan di pakai kakaknya. kak Niko yang makin penasan dengan sikap Rana yang makin aneh pun membaca pikiran Rana. kak Niko ternyata bisa membaca pikiran orang, dan kak Niko baru menyadari bahwa sebenarnya Rana menjauhi dirinya. Waktu itu, kak Niko juga membaca pikiran Rana. Rana menjauhi kak Niko karna Rana gak mau ngecewa’in sahabatnya, Rana ingin sahabatnya bahagia, Rana gak mau nusuk sahabatnya sendiri dari belakang dan Rana bahagia kalau sahabatnya itu bahagia. Itu pikiran Rana yang saat itu dibaca oleh kak Niko. Sejak itu, kak Niko mulai menjauh dari Mira secara perlahan. Niko mulai tak nyaman, karna orang yang terlebih dahulu ia kenal, yang menurutnya baik, mulai menjauhinya karna alasan Mira.
***
Mira menceritakan Eva dan Rana, kalau ia mulai jauh dengan kak Niko. Alasan kak Niko, kak Niko mau fokus belajar karna akan ujian nasional. Eva menjawab dengan nada santai, “ ya biarin aja dia mempersiapkan diri untuk UN” tapi Mira mengelak jawaban dari Eva dan sangat yakin bahwa kak Niko menjauhi dirinya. “tapi ini beda, (dengan nada agak tinggi dan memaksa )dia seperti menjauhi aku, dia kenapa sebenarnya?” . Rana hanya terdiam mendengar curhatan Mira, tetapi di dalam hati ia berkata “apa jangan – jangan ia menjauh karna dia tau kalau aku menjauhi kak Niko. Atau kak Niko tau kalau Mira suka dengannya?” pertanyaan-pertanyaan yang di tanyakan pada dirinya sendiri. Eva menyuruh Mira bertanya langsung ke kak Niko, apa yang sebenar tejadi.  Mira pun memberanikan diri untuk bertanya. saat itu, Rana, Mira, Eva, kak Niko dan kak Adi bertemu di sebuah taman. Waktu itu..,, adalah waktu yang tepat menurut Mira untuk bertanya kepada kak Niko. Saat ia berdua dengan kak Niko, baru pertanyaan yang ingin disampaikan bisa terucap oleh Mira “kak, kakak kenapa, kayaknya menjauhi aku, ada apa? Apa aku punya salah atau apa?”  kak Niko terdiam sejenak,, memikirkan jawaban apa yang harus dijawab. Kak Niko mengambil keputusan untuk menjawab pertanyaan Mira dengan jujur. dengan agak sedikit takut, karna ia takut akan merusak persahabatan Mira dan Rana. sebelum kak Niko menjawab, ia memanggil Rana. Mira heran, dan bertanya-tanya. Ada apa sebenarnya. “Mengapa kak niko memanggil rana?” (bertanya dalam hati) . Setelah ada Rana, kak Niko menjawab “Mira, aku bukannya sengaja menjauhi mu, tapii.., aku mulai gak nyaman, maaf sebelumnya. Bukan berarti tidak enak di ajak ngomong, tapi karna kamu suka dengan aku..,, itu yang membuat ku tidak nyaman”. Mira mejawab dengan agak malu “dari mana kakak tau kalau aku suka dengan kakak? Apa Rana yang memberi tau?” (dengan nada yang agak keras) Mira curiga dengan Rana. Rana merasa tidak nyaman berada di sana, dan merasa bersalah, ia merasa apa yang ditakutnya itu pun terjadi. Kak Niko menjawab “ntar dulu, jangan salahkan Rana, aku tau itu, karna sebenarnya aku bisa membaca pikiran orang”. Mira hanya terdiam mendengarkan penjelasan. kak Niko meminta Mira untuk tidak memotong pembicaraan sampai penjelasannya selesai. Mira menyetujuinya. Kak Niko pun menjelaskan bahwa dia pernah membaca pikiran Rana, yang saat itu sepertinya gelisah tepatnya 2 minggu lalu saat ditaman. Dan menjelaskan bahwa sebenarnya Rana suka dengan dia, tapi perasaan itu Sdibuang  jauh-jauh oleh Rana. mira menjawab dengan sepontan “Rana kamu ni, nusuk dari belakang, sahabat macem apa kamu, kamu ni..,, kalau suka tu ngomong caranya” dengan nada yang tinggi. Kak Niko menjawab “ntar dulu, aku belum selesai bicara“. Kak Niko melanjutkan penjelasannya bahwa rana memang suka dengan dia, tapi perasaan nya di buang  jauh- jauh karna Rana tau kalau Mira suka dengan kak Niko. “Rana menajuhi aku. karna Rana gak mau ngecewa’in sahabatnya, Rana itu mau sahabatnya bahagia, Rana takut dibilang nusuk sahabatnya sendiri dari belakang dan rana bahagia kalau sahabatnya itu bahagia.” Penjelasan itu yang di jelaskan oleh kak Niko agar Mira mengerti hal itu. Rana seketika itu pun meminta maaf karna ia telah menyukai kak Niko karna ia tidak mau nyakitin sahabatnya, jadi Rana tidak cerita karna menurutnya itu tidak penting dan melupakan perasaannya demi sahabatnya. Mira hanya terdiam. Tak lama, Eva dan kak Adi datang, melihat keadaan agak panas, Eva bertanaya apa yang terjadi. Rana yang mulai meneteskan air mata dan Mira yang terlihat marah. kak Niko mnjawab prtanayaan Eva. Setelah mengetahui cerita itu, Eva memberi solusi, ia menenangkan kedua sahabatnya. Akhrirya Mira baru bicara, ia baru menyadari bahwa ia terlalu egois sampai ia tidak mengetahui apa yang dirasakan Rana. Ia baru menyadari pengorbanan Rana kepadanya sangatlah besar. Akhirnya Mira meminta maaf kepada Rana dan seketika itu Rana memaafkannya dan sebaliknya. Rana yang meneteskan air mata tersenyum,  senyuman yang sangat bahagia. Eva, kak Niko dan kak Adi terharu melihat mereka bedua. Mereka berdua berpelukan dan saling memaafkan satu sama lain. Dan akhirnya, kak Niko menjadi sahabat mereka, menjadi kakak mereka, ia berlima menjadi sahabat yang baik. Mereka memutuskan untuk menjadi sahabat karna sahabat lebih abadi dari pada cinta sesaat yang membuat hancur semuanya. Dan Mereka melalui suka duka bersama, bahagia dan sedih bersama. Kejadian yang pernah di alami menjadikan pelajaran yang sangat berharga bagi nya.

THE END

cerpen ini masih banyak kesalahan, kerena ini tercerpen pertama saya..,, jadi dimaklum'in aja

Tidak ada komentar:

Posting Komentar